+62 878-6274-7444

info@webpanda.id

Permohonan Online

Anda dapat mengajukan secara permohonan online

Produk Warga

Jelajahi produk lokal buatan dari para warga kami untuk Anda

Lapor/Aduan/Saran

Anda dapat melaporkan aduan dan memberi saran maupun kritik

Seni dan budaya menjadi sorotan utama di Desa Kemutug Lor, Kabupaten Banyumas, pada Jumat, 24 November 2023, saat Pentas Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kemutug Lor. Acara yang berlangsung di lapangan Manunggal Desa Kemutug Lor tersebut menarik perhatian warga sekitar.

Pukul 07.00 WIB, lapangan Manunggal ramai oleh seluruh warga Kemutug Lor yang antusias mengikuti Senam Pantes Kemutug Lor. Acara senam tersebut berlangsung hingga pukul 09.00 WIB, diikuti oleh berbagai kelompok usia masyarakat. Senam tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga menciptakan kebersamaan dan semangat gotong royong di antara warga.

Setelah senam, pertunjukan kenthongan menjadi sajian berikutnya yang memukau penonton. Dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB, kenthongan memberikan nuansa tradisional yang kental dan mengajak masyarakat untuk merasakan keindahan musik tradisional Banyumas.

Acara puncak kemudian digelar pada pukul 14.30 WIB, dengan pagelaran Ebeg Banyumasan. Panggung utama di lapangan Manunggal dipenuhi oleh penonton yang tak sabar menyaksikan kebolehan para seniman Ebeg Banyumasan. Gerakan yang dinamis, kostum yang khas, dan irama yang menghentak menciptakan suasana yang meriah.

Kepala Desa Kemutug Lor, Bapak Sarwono, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama antara Dinporabudpar Kabupaten Banyumas dan Pemdes Kemutug Lor yang berhasil menghadirkan rangkaian acara seni budaya yang beragam. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan seni dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan kekayaan daerah.

Pentas Seni Budaya ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan membangun kecintaan terhadap warisan budaya. Semoga kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk memperkaya pengalaman seni dan budaya bagi masyarakat Kabupaten Banyumas.