+62 878-6274-7444

pemdes@kemutuglor-baturraden.desa.id

Permohonan Online

Anda dapat mengajukan secara permohonan online

Produk Warga

Jelajahi produk lokal buatan dari para warga kami untuk Anda

Lapor/Aduan/Saran

Anda dapat melaporkan aduan dan memberi saran maupun kritik

Desa Wisata Kemutug Lor: Pesona Keindahan Alam dan Kearifan Lokal di Baturraden

Desa Kemutug Lor yang terletak di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah merupakan destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan bagi para pecinta alam dan budaya. Desa ini berada di bawah lereng Gunung Slamet, menawarkan pemandangan alam yang memukau dan kearifan lokal warganya yang kental.

Dengan keindahan alamnya yang masih asri, Desa Wisata Kemutug Lor menjadi surga bagi para pelancong yang ingin menghindari kebisingan dan padatnya kota besar. Di setiap sudut desa ini, pengunjung akan disajikan dengan pemandangan yang memanjakan mata, seperti hamparan hijau pepohonan yang menyejukkan, hutan lindung di lereng Gunung Slamet yang memanjakan penggemar hiking, dan udara segar yang lengkap dengan kesunyian alam.

Tak hanya keindahan alam, Desa Wisata Kemutug Lor juga memiliki kearifan lokal yang kental. Masyarakat desa ini memegang teguh nilai-nilai tradisi dan budaya Jawa, yang terlihat dari cara hidup mereka sehari-hari. Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan warga desa dan ikut serta dalam berbagai kegiatan budaya, seperti tarian tradisional, musik tradisional, atau belajar membuat kerajinan tangan khas daerah.

Selain atraksi budaya yang menarik, Desa Wisata Kemutug Lor juga mempersembahkan atraksi alam yang tak kalah menarik. Terletak di lereng Gunung Slamet, desa ini menawarkan pemandangan alam yang memikat, seperti air terjun yang mempesona, pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk, dan panorama matahari terbit atau terbenam yang tak terlupakan. Pengunjung juga bisa menjajaki hutan lindung di sekitar desa ini melalui hiking atau trekking untuk mendapatkan pengalaman alam yang lebih dekat.

Desa Wisata Kemutug Lor juga menjadi tempat yang tepat untuk melihat sisi religi masyarakat setempat. Pengunjung dapat mengunjungi berbagai tempat ibadah, seperti pura atau candi yang terdapat di sekitar desa ini. Tempat-tempat ibadah tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai keagamaan yang masih sangat dijunjung tinggi oleh warga desa.

Setelah puas menjelajahi keindahan alam dan budaya, pengunjung bisa menikmati kuliner khas daerah di Desa Wisata Kemutug Lor. Desa ini dikenal dengan aneka makanan tradisional yang unik dan lezat, seperti nasi liwet, gudeg, sate buntel, dan masih banyak lagi. Jangan lupa mencicipi juga berbagai olahan minuman herbal yang segar dan menyehatkan.

Dengan segala kekayaan alam dan kearifan lokalnya, Desa Wisata Kemutug Lor siap menyambut para wisatawan untuk menjalani pengalaman tak terlupakan di tengah suasana yang tenang dan damai. Bagi Anda yang mencari ketenangan dan ingin mengetahui lebih dekat budaya Jawa, jangan lupa mampir ke Desa Wisata Kemutug Lor saat berkunjung ke Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Pendekatan Inovatif Pendidikan Non Formal di Desa Kemutug Lor

Gambar Pendekatan Pendidikan Non Formal di Desa Kemutug Lor

READMORE

Peluang Belajar Tanpa Batas Usia

Desa Kemutug Lor, yang berada di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas peluang belajar melalui pendekatan pendidikan non formal. Desa ini menyadari pentingnya memberikan kesempatan kepada seluruh warga belajar dan mengembangkan diri, tanpa memperhitungkan faktor usia, tingkat pendidikan, maupun latar belakang mereka.

Desa Kemutug Lor menjalankan pendekatan pendidikan non formal dengan fokus pada pemberian akses dan kesempatan bagi warganya untuk mengikuti berbagai jenis kegiatan pendidikan di luar struktur formal sekolah. Salah satu contohnya adalah melalui pembentukan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), yang menjadi tempat berkumpul dan belajar bagi warga, khususnya yang sudah dewasa.

Beragam Program Belajar yang Disediakan

PKBM di Desa Kemutug Lor melaksanakan berbagai program belajar seperti kursus keterampilan, pelatihan usaha, dan bahkan kursus bahasa asing. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga desa agar dapat meluaskan kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, Desa Kemutug Lor juga aktif dalam menggerakkan komunitas-komunitas pecinta literasi, seperti kelompok baca dan perpustakaan desa. Dengan melibatkan warga desa dalam kegiatan ini, diharapkan mereka akan semakin mencintai dan mengembangkan minat membaca, serta mendapatkan akses ke beragam buku dan literatur yang bermanfaat.

Pentingnya Pendidikan Sepanjang Hayat

Pendekatan pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakatnya. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, pendekatan ini juga mendorong kesadaran warga akan pentingnya pendidikan sepanjang hayat. Dengan demikian, Desa Kemutug Lor berhasil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.

Dalam upaya ini, Desa Kemutug Lor tidak hanya memfokuskan pada pendidikan formal di sekolah, tetapi juga memberikan peluang belajar yang tak terbatas bagi seluruh warganya melalui pendekatan pendidikan non formal. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa mengenal batasan usia, status, dan latar belakang tertentu.

Pendekatan Pendidikan Non Formal di Desa: Mencapai Peluang Belajar dengan Merangkul Potensi Desa

Desa Kemutug Lor, yang terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, menunjukkan karakteristik yang unik dalam menghadapi perspektif belajar melalui pendekatan pendidikan non formal. Dalam upaya mengatasi tantangan pendidikan di daerah pedesaan, desa ini telah mengambil langkah luar biasa dalam menerapkan model pendidikan yang berbeda dari pendidikan formal yang biasa ditemui di kota-kota besar.

Pendekatan pendidikan non formal dalam konteks ini merupakan usaha untuk memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh pendidikan formal. Dalam skenario kemunculan Desa Kemutug Lor, pendekatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan pelatihan keterampilan dan pemahaman yang relevan dengan kebutuhan lokal mereka.

Desa Kemutug Lor telah mengembangkan berbagai program pendidikan non formal yang direalisasikan oleh pemerintah desa, organisasi masyarakat, dan yayasan pendidikan setempat. Program-program ini meliputi pelatihan keterampilan seperi tata boga, tata busana, kerajinan tangan, dan pertanian organik. Selain itu, mereka juga menyediakan pelatihan non formal dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Pendekatan pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor tidak hanya memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat desa yang sebelumnya telah meninggalkan pendidikan formal, tetapi juga mendorong ikatan sosial dan semangat kewirausahaan. Program-program ini telah berhasil mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Dengan potensi dan keunikan pendekatan pendidikan non formal yang diterapkan di Desa Kemutug Lor, para penggiat pendidikan di seluruh desa-desa di Indonesia memiliki sumber inspirasi bagi pembentukan model pendidikan yang inklusif dan kuat, yang memperhatikan seluruh komunitas desa dan mendorong perkembangan berkelanjutan.

Merangkul Peluang Belajar: Pendidikan Non Formal untuk Masyarakat Desa

Pendidikan non formal menjadi alternatif yang dipilih oleh warga di pedesaan yang tidak memiliki akses penuh terhadap pendidikan formal. Di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, pendekatan pendidikan non formal diterapkan dengan sungguh-sungguh untuk mengakomodasi warga desa yang memiliki keterbatasan akses.

Dalam pendekatan pendidikan non formal, masyarakat pedesaan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi secara tidak formal. Pendekatan ini melibatkan kerja sama antara berbagai pihak, seperti komunitas lokal, lembaga pendidikan, dan pemerintah desa. Program-program pendidikan non formal yang diselenggarakan mencakup berbagai keterampilan, seperti pertanian, kerajinan tangan, manajemen usaha kecil, dan keahlian lain yang bisa meningkatkan potensi ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Pendekatan pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor menjadi langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan antara perkotaan dan pedesaan. Dengan tersedianya peluang belajar di desa, masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang baru untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Selain itu, pendekatan ini juga membantu warga desa dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada demi meningkatkan kesejahteraan. Melalui pendidikan non formal, masyarakat desa terlibat dalam proses pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan nyata dan potensi desa itu sendiri. Karenanya, pendekatan ini sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Desa Kemutug Lor.

Tujuan Melibatkan Potensi Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di Pedesaan

Jangkauan pendidikan formal di daerah pedesaan sering kali terhambat oleh kendala infrastruktur dan kekurangan tenaga pengajar. Oleh karena itu, solusi yang efektif untuk meningkatkan kesempatan belajar di daerah terpencil adalah melalui pendekatan pendidikan non formal. Dengan mengadopsi pendekatan ini, tujuan utama yang ingin dicapai di pedesaan adalah memfasilitasi peluang belajar bagi seluruh masyarakat pedesaan, tanpa terikat oleh batas-batas tradisional.

Pendekatan pendidikan non formal mencakup berbagai kegiatan pembelajaran di luar konteks sekolah formal, seperti kelompok belajar, kursus singkat, pelatihan keterampilan, dan program-program budaya. Melalui pendekatan ini, masyarakat pedesaan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mereka dengan menjalani berbagai kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka sendiri.

Tujuan utama pendekatan pendidikan non formal di pedesaan adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan melibatkan diri dalam pembelajaran non formal, masyarakat pedesaan dapat mengoptimalkan potensi dan keterampilan mereka untuk meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan peluang kerja yang lebih baik.

Selain itu, pendekatan pendidikan non formal juga dapat membantu memperkuat ikatan sosial di dalam masyarakat pedesaan. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran yang dijalankan secara kolektif, warga pedesaan dapat saling mendukung dan membangun hubungan yang lebih kuat. Hal ini akan memperkuat jaringan sosial dan solidaritas dalam masyarakat pedesaan, serta mendorong kolaborasi dan inovasi dalam menangani berbagai masalah yang dihadapi.

Di konteks pedesaan Kemutug Lor, penerapan pendekatan pendidikan non formal sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan bagi seluruh warganya. Dengan melibatkan potensi belajar melalui pendekatan ini, masyarakat pedesaan diharapkan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta dapat berperan aktif dalam proses pembangunan dan mencapai kesejahteraan bersama.

Kesehatan dan Kesejahteraan di Desa Kemutug Lor Merangkul Peluang Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di desa

Manfaat Mengembracing Peluang Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di Desa

Pengenalan

Pendidikan merupakan dasar untuk mencapai kemajuan suatu bangsa. Tetapi, di beberapa desa terpencil, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal sangat terbatas. Untuk mengatasi tantangan ini, pendekatan pendidikan non formal dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang belajar di desa. Pendekatan ini memberikan keuntungan yang signifikan bagi masyarakat desa untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.

Manfaat Pendidikan Non Formal di Desa

Pertama, pendekatan pendidikan non formal memberikan kesempatan kepada masyarakat desa untuk memperoleh pelajaran dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Dalam pendidikan formal, kurikulum sering kali didasarkan pada kebutuhan nasional atau global, yang mungkin tidak sepenuhnya cocok dengan keadaan di desa. Dengan pendekatan non formal, instruktur dapat menyesuaikan konten pembelajaran dengan kebutuhan dan budaya desa, sehingga memberikan manfaat yang lebih nyata.

Kedua, pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembelajaran. Dalam pendidikan non formal di desa, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga terlibat dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hal ini mendorong keterlibatan aktif dan tanggung jawab masyarakat terhadap pendidikan, sehingga dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan pendidikan non formal memiliki manfaat yang signifikan dalam memanfaatkan peluang belajar di desa. Melalui pendidikan non formal, penduduk desa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembelajaran juga dapat mendorong keterlibatan yang lebih besar dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Dengan mengadopsi pendekatan ini, diharapkan akses terhadap pendidikan di desa dapat ditingkatkan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa secara keseluruhan.

Ajak untuk Mencapai Kesempatan Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di Pedesaan

Program Pendidikan dan Pelatihan di Desa Kemutug Lor

Pendahuluan

Pentingnya pendidikan adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Namun, di beberapa desa terpencil di Indonesia, sulitnya akses terhadap pendidikan menjadi tantangan yang serius. Untuk mengatasi hal ini, pendekatan pendidikan non formal di pedesaan menjadi solusi yang sangat penting.

Mengapa Pendekatan Pendidikan Non Formal?

Pendekatan pendidikan non formal sangat relevan untuk pedesaan yang menghadapi hambatan aksesibilitas dan infrastruktur pendidikan formal yang terbatas. Metode ini melibatkan partisipasi dari komunitas setempat dan bekerja sama dengan lembaga pendidikan, pelatihan, dan kegiatan belajar yang fokus pada keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di dalam dan luar pedesaan.

Pendidikan di Desa Kemutug Lor

Terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Desa Kemutug Lor telah melaksanakan program pendidikan dan pelatihan di pedesaan dengan pendekatan non formal. Melalui program ini, mereka telah membantu masyarakat setempat dalam mengatasi keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.

Tujuan dari program ini adalah memberikan kesempatan kepada semua warga desa, baik anak-anak maupun orang dewasa, untuk belajar dan memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan non formal ini fokus pada pengembangan keterampilan praktis seperti pertanian, pengolahan makanan, kerajinan tangan, dan lainnya.

Pendekatan pendidikan non formal di pedesaan merupakan solusi berkelanjutan untuk mengatasi keterbatasan pendidikan formal. Melalui program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, Desa Kemutug Lor telah membuktikan bahwa melibatkan peluang belajar melalui pendekatan pendidikan non formal dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan warga pedesaan dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Mengoptimalkan Peluang Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di Pedesaan

Infrastruktur dan Aksesibilitas Desa Kemutug Lor Merangkul Peluang Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal di desa

Pendahuluan

Mengoptimalkan potensi pendidikan adalah salah satu pijakan penting dalam memajukan negara. Namun, masih terdapat banyak desa di Indonesia yang menghadapi kendala dalam hal penjangkauan dan infrastruktur pendidikan. Dampaknya adalah ketimpangan pendidikan antara daerah perkotaan dengan pedesaan. Oleh karena itu, pendidikan non formal merupakan solusi yang bisa memperlebar kesempatan belajar di desa-desa.

Keuntungan Pendidikan Non Formal

Pendidikan non formal memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat di pedesaan yang lebih serba terbatas. Dalam pendekatan ini, pembelajaran bisa diadakan di luar lingkup sekolah formal, melalui pelatihan keterampilan, kursus, atau kegiatan komunitas. Beragamnya metode yang ditawarkan oleh pendidikan non formal mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan belajar masyarakat pedesaan yang beragam.

Penerapan di Desa Kemutug Lor

Desa Kemutug Lor, yang berlokasi di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, menjadi contoh nyata implementasi pendekatan pendidikan non formal. Dengan memaksimalkan fasilitas yang ada, seperti ruang komunitas dan mentor lokal yang terlatih, masyarakat desa Kemutug Lor mampu meraih kesempatan belajar yang sebelumnya sulit dijangkau.

Pendekatan pendidikan non formal menawarkan solusi untuk mengatasi tantangan akses pendidikan di desa. Lewat pendidikan non formal, peluang belajar dapat dioptimalkan dengan berbagai metode yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa. Keberhasilan penerapan di Desa Kemutug Lor menjadi bukti konkret bagaimana pendekatan ini memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif serta memberikan dampak positif pada perkembangan masyarakat desa.

Tanya Jawab: Memanfaatkan Peluang Belajar melalui Pendekatan Pendidikan Nonformal di Desa

Di Desa Kemutug Lor, yang terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, terdapat upaya yang inovatif dan bermanfaat dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di pedesaan. Melalui pendekatan pendidikan nonformal, peluang belajar telah dapat dirangkul dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa.

Apa itu pendekatan pendidikan nonformal?

Pendekatan pendidikan nonformal merupakan strategi untuk memberikan pendidikan kepada individu dengan memanfaatkan berbagai potensi dan sumber daya yang ada di sekitar mereka, termasuk potensi yang terdapat di desa. Dengan pendekatan ini, pendidikan menjadi inklusif, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan berfokus pada kebutuhan serta kepentingan lokal.

Mengapa pendekatan pendidikan nonformal dipilih di Desa Kemutug Lor?

Pendekatan pendidikan nonformal di Desa Kemutug Lor dianggap lebih sesuai dengan kondisi dan karakteristik desa. Pendidikan formal sulit diimplementasikan dengan optimal karena keterbatasan ruang, fasilitas, dan aksesibilitas. Oleh karena itu, pendekatan ini memberikan alternatif yang efektif untuk mencapai tujuan pendidikan yang setara dan berkualitas bagi semua anak di desa.

Bagaimana implementasi pendekatan pendidikan nonformal dilakukan di Desa Kemutug Lor?

Tim pendidik terlatih diberikan tanggung jawab untuk membawa proses pembelajaran ke dalam lingkungan desa. Mereka menggunakan berbagai metode dan strategi yang fleksibel, berdasarkan pengalaman, dan memanfaatkan sumber daya lokal. Praktik pendidikan nonformal di Desa Kemutug Lor dapat ditemukan dalam bentuk program pendidikan di rumah, program kejar paket, atau kegiatan belajar kelompok di bawah pohon besar yang ada di desa.

Contoh pendekatan inovatif ini telah memberikan hasil positif di Desa Kemutug Lor. Upaya ini telah memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan membantu menggali serta memanfaatkan potensi yang ada di desa. Melalui pendekatan pendidikan nonformal, anak-anak di pedesaan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih impian dan masa depan yang lebih baik.

Temukan Keunikan Desa Kemutug Lor di www.kemutuglor-baturraden.desa.id

Mengajak Anda Untuk Memperkenalkan Keindahan Alam dan Budaya Desa Kemutug Lor

Apakah Anda ingin memperkenalkan desa yang menarik? Maka, Desa Kemutug Lor adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Terletak di www.kemutuglor-baturraden.desa.id, website resmi Desa Kemutug Lor, Anda akan menemukan segala informasi menarik mengenai destinasi wisata ini.

Mari bergabung dalam upaya kami untuk mempromosikan kekayaan dan potensi Desa Kemutug Lor agar lebih banyak orang dapat menikmati pesona alam dan keunikan budaya setempat. Dukung kami dengan membagikan tulisan ini kepada keluarga, teman, dan kerabat Anda. Dengan demikian, kita semua dapat bersama-sama memperkenalkan Desa Kemutug Lor sebagai tujuan wisata yang menarik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan Anda ke Desa Kemutug Lor, Anda akan menemukan pesona alam yang memikat hati. Mulai dari pemandangan hijau perbukitan yang menenangkan, air terjun yang indah, hingga kebun-kebun sayuran yang segar, ada begitu banyak keindahan yang tersaji di depan mata Anda.

Selain keindahan alam, budaya Desa Kemutug Lor juga patut untuk dijelajahi. Nikmati tradisi dan adat istiadat yang masih dijaga dengan baik oleh masyarakat setempat. Jelajahi desa-desa tradisional yang masih mempertahankan kearifan lokal. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan.

Dengan membagikan tulisan ini, Anda turut berperan dalam mendorong perkembangan Desa Kemutug Lor. Banyaknya kunjungan wisatawan akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat. Jadi, mari berpatisipasi dan sebarkan tulisan ini agar semakin banyak orang yang tertarik untuk mengunjungi Desa Kemutug Lor.

Jangan menghabiskan waktu berlama-lama, segera bagikan tulisan ini kepada keluarga, teman, dan kerabat Anda. Mari bersama-sama menjadikan Desa Kemutug Lor sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik dan memberikan manfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat setempat. Kunjungi www.kemutuglor-baturraden.desa.id sekarang juga dan jadikan liburan Anda lebih bermakna dan menyenangkan!

Merangkul Peluang Belajar: Pendekatan Pendidikan Non Formal Di Desa