Kemutug Lor, 28 Agustus 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skim Pendukung Smart Village di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.10 WIB tersebut bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Kemutug Lor, dengan sasaran utama para pegiat wisata Desa Kemutug Lor yang terdiri atas BUMDes, Pokdarwis, serta kelompok pelaku wisata Desa Kemutug Lor.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata desa melalui pemanfaatan teknologi dan strategi digital, sejalan dengan konsep Smart Village yang mengintegrasikan inovasi, teknologi informasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan desa.
Tingkatkan Kapasitas Pelaku Wisata Melalui Digital Marketing
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan dan penguatan pemahaman mengenai digital marketing wisata. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pengembangan daya tarik wisata Desa Kemutug Lor.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta didorong untuk semakin aktif memanfaatkan berbagai platform digital dalam memperkenalkan potensi wisata desa kepada masyarakat luas. Digital marketing dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan jangkauan promosi, membangun citra destinasi, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Desa Kemutug Lor.

Melalui kegiatan tersebut, para pegiat wisata diharapkan tidak hanya mampu mengelola potensi wisata yang ada, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengemas dan mempromosikannya secara kreatif melalui media digital.
Penyerahan Bantuan Peralatan Pendukung Wisata
Selain penyuluhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan peralatan pendukung kegiatan wisata kepada para pegiat wisata Desa Kemutug Lor.
Bantuan yang diserahkan meliputi rompi, megaphone, sepatu boot, serta alat-alat kebersihan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas para pegiat wisata, khususnya dalam pelayanan kepada wisatawan, pengelolaan kegiatan di lapangan, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata.
Penyerahan bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata dari Unsoed melalui LPPM dalam memperkuat ekosistem pariwisata berbasis masyarakat di Desa Kemutug Lor.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Desa
Kegiatan pengabdian tersebut dihadiri oleh Ketua Tim dari Unsoed beserta Tim LPPM Unsoed, Kepala Desa Kemutug Lor beserta jajaran perangkat desa, serta para pegiat wisata yang menjadi sasaran kegiatan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pendampingan, transfer pengetahuan, serta penerapan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Desa Kemutug Lor, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi desa, khususnya sektor pariwisata yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan Skim Pendukung Smart Village, Unsoed dan Pemerintah Desa Kemutug Lor berkomitmen mendorong pengelolaan potensi wisata yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berbasis pada keterlibatan aktif masyarakat.
Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, dan dukungan sarana prasarana, diharapkan potensi wisata Desa Kemutug Lor dapat semakin dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi maupun sosial bagi masyarakat desa.
