+62 878-6274-7444

pemdes@kemutuglor-baturraden.desa.id

Permohonan Online

Anda dapat mengajukan secara permohonan online

Produk Warga

Jelajahi produk lokal buatan dari para warga kami untuk Anda

Lapor/Aduan/Saran

Anda dapat melaporkan aduan dan memberi saran maupun kritik

Desa Wisata Kemutug Lor memang salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi di wilayah Baturraden. Terletak di bawah lereng Gunung Slamet, desa ini menawarkan keindahan alam yang belum terjamah dan kekayaan budaya yang unik.

Salah satu atraksi utama yang bisa dinikmati oleh pengunjung adalah keindahan alam sekitar desa. Desa Kemutug Lor berbatasan langsung dengan hutan lindung di lereng Gunung Slamet. Pengunjung dapat menikmati trekking menyusuri hutan yang masih sangat alami dan melihat keindahan alam yang selalu segar. Selain itu, terdapat juga air terjun yang menawan yang bisa dijadikan tempat piknik atau bersantai bersama keluarga.

Selain keindahan alam, Desa Wisata Kemutug Lor juga memiliki atraksi budaya yang sangat menarik. Warga desa masih sangat memegang teguh tradisi dan adat istiadat mereka. Pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti tari-tarian dan musik tradisional yang dilakukan oleh warga desa. Juga terdapat berbagai kerajinan tangan yang merupakan warisan leluhur dan dapat dibeli sebagai oleh-oleh.

Desa ini juga menyimpan kekayaan religi yang menarik. Terdapat beberapa pura dan tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat desa. Pengunjung dapat mengunjungi dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti upacara adat maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Tidak hanya kekayaan budaya, Desa Wisata Kemutug Lor juga menawarkan kuliner yang nikmat. Pengunjung dapat mencicipi berbagai hidangan khas Jawa Tengah yang diolah dengan resep tradisional. Hidangan-hidangan lezat seperti nasi liwet, gudeg, dan sate kambing sangat disarankan untuk dicoba.

Bagi para pengunjung yang tertarik dengan kerajinan tangan, Desa Wisata Kemutug Lor juga memiliki banyak produk kerajinan yang menarik. Berbagai kerajinan seperti anyaman bambu, kerajinan logam, ukiran kayu, dan batik khas Banyumas dapat ditemukan di desa ini. Pengunjung dapat membeli produk-produk kerajinan tersebut sebagai oleh-oleh atau sebagai kenang-kenangan.

Dengan keindahan alam yang masih alami, kekayaan budaya yang unik, kuliner yang nikmat, dan kerajinan tangan yang menarik, Desa Wisata Kemutug Lor adalah tempat yang sempurna untuk berlibur dan menikmati kearifan lokal yang tetap terjaga. Desa ini juga menjadi tempat yang cocok bagi para pecinta alam dan budaya untuk mengeksplorasi dan belajar lebih dalam tentang keindahan Indonesia. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Desa Wisata Kemutug Lor di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Pendahuluan: Desa Kemutug Lor, Sebuah Inisiatif dalam Pendidikan Non Formal

Desa Kemutug Lor

Desa Kemutug Lor, yang berada di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi contoh unik dalam mengembangkan sistem pendidikan non formal. Dalam kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, desa ini menghadirkan inovasi yang menarik. Terlepas dari berbagai batasan yang dihadapi oleh warga, mereka berusaha memberikan kesempatan belajar yang tanpa batasan waktu dan ruang.

Desa Kemutug Lor menyadari bahwa tidak semua penduduk dapat mengikuti pembelajaran dalam waktu dan tempat yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, mereka menyediakan fleksibilitas dalam proses belajar-mengajar. Dalam pandangan mereka, hal ini diperlukan agar setiap individu memiliki kesempatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan waktu yang dimilikinya.

Also read:
Akses Pendidikan Desa
Peluang Belajar Desa

Peran utama pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor adalah menyediakan beragam kursus dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat warga. Beberapa kursus yang ditawarkan mencakup bidang pertanian, tata boga, tata busana, dan masih banyak lagi. Dengan adanya pendidikan non formal ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk memajukan karir atau usaha mereka.

Tidak hanya itu, Desa Kemutug Lor juga menyediakan fasilitas belajar yang dapat diakses setiap saat oleh warga. Adanya perpustakaan desa yang dilengkapi dengan berbagai buku bermanfaat, komputer dengan akses internet, dan ruang belajar yang nyaman menjadi wujud nyata dari upaya desa ini dalam memberikan kesempatan belajar tanpa batasan waktu dan ruang.

Secara keseluruhan, inisiatif pendidikan non formal yang dijalankan oleh Desa Kemutug Lor memiliki peranan yang signifikan dalam memberikan kesempatan belajar kepada seluruh warga desa. Dengan menghilangkan batasan waktu dan ruang, desa ini berhasil meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi masyarakatnya. Adanya model ini diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain dalam upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di Desa adalah sebuah konsep pendidikan yang mengutamakan aksesibilitas dan fleksibilitas bagi penduduk di pedesaan. Desa Kemutug Lor, yang terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, menjadi salah satu contoh desa yang menerapkan pendekatan ini.

Di lingkungan pedesaan, akses terhadap pendidikan sering kali terhambat oleh keterbatasan waktu dan jarak. Untuk mengatasi kendala ini, Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang hadir sebagai solusi. Dengan memanfaatkan berbagai metode dan teknologi yang tersedia, pendidikan non formal kini bisa diakses oleh penduduk desa tanpa ada batasan tempat dan waktu.

Keberhasilan implementasi program Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang di Desa Kemutug Lor didukung oleh kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat. Selain itu, adanya fasilitas komputer dan internet yang tersedia di desa juga menjadi faktor penting dalam memastikan akses pendidikan yang beragam.

Program pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor tidak hanya memberikan pelatihan literasi dan numerasi, namun juga pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kemampuan masyarakat desa sehingga mereka dapat terlibat secara aktif dalam pembangunan lokal.

Melalui penerapan konsep Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang, pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor memberikan peluang baru bagi penduduk desa dalam mengakses pendidikan yang berkualitas. Dengan kemudahan dan fleksibilitas akses ini, diharapkan masyarakat desa dapat memperluas kesempatan dan meningkatkan potensi untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Potensi dan Keunikan Desa Kemutug Lor Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di desa

Pengertian Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di Desa

Pembelajaran yang Fleksibel dan Mudah Diakses di Desa

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi, konsep belajar tidak lagi terikat oleh batasan waktu dan ruang. Hal ini memberikan peran yang sangat penting bagi pendidikan non formal, terutama di desa-desa seperti Desa Kemutug Lor di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Belajar tanpa batasan waktu dan ruang merujuk pada pendekatan pembelajaran yang dapat diakses dengan fleksibel kapan saja dan di mana saja. Khususnya dalam konteks desa, seringkali terdapat hambatan akses ke pendidikan formal karena jarak antara sekolah dengan tempat tinggal, terutama bagi anak-anak yang bermukim di daerah terpencil. Melalui pendidikan non formal, mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan setara tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke sekolah.

Peningkatan Kualitas Hidup dan Pemberdayaan Masyarakat

Pendidikan non formal di desa juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan memberdayakan masyarakat. Melalui berbagai pelatihan dan kursus yang diselenggarakan, penduduk desa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat untuk memulai usaha mandiri atau meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dampak positif dari hal ini terlihat pada peningkatan pendapatan dan penurunan angka kemiskinan di desa tersebut.

Pembelajaran Sepanjang Hayat

Pendidikan non formal juga berperan sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat. Baik anak-anak maupun orang dewasa di desa memiliki kesempatan belajar dan mengembangkan diri, tanpa terhambat oleh program pendidikan formal yang sering kali memiliki batasan usia atau masa belajar tertentu. Dengan terus berusaha belajar, masyarakat desa dapat memperoleh pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga mereka dapat terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di sekitar mereka.

Sejarah Desa Kemutug Lor Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di desa

Secara keseluruhan, belajar tanpa batasan waktu dan ruang memberikan peran yang sangat penting dalam pendidikan non formal di desa, termasuk di Desa Kemutug Lor di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Melalui pendidikan non formal, masyarakat desa dapat mengakses pendidikan setara tanpa harus terkendala oleh jarak atau waktu. Selain itu, pendidikan non formal juga membantu meningkatkan kualitas hidup dan memberdayakan masyarakat desa melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

Tujuan Pendidikan Non Formal di Desa: Membuka Peluang Belajar Tanpa Terikat Waktu dan Lokasi

Pendidikan dan Literasi di Desa Kemutug Lor

Peningkatan Akses Pendidikan di Desa Kemutug Lor Melalui Pendidikan Non Formal

Pentingnya pendidikan sebagai pilar pembangunan negara tak dapat dipungkiri. Namun, di desa terpencil seperti Desa Kemutug Lor, akses pendidikan formal masih sangat terbatas. Oleh karena itu, inisiatif pendidikan non formal memegang peranan krusial dalam memberikan peluang belajar tanpa adanya batasan waktu dan lokasi.

Pengembangan Pendidikan Non Formal dalam Menjawab Kebutuhan Masyarakat Desa

Pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar masyarakat di luar konteks pendidikan formal. Unggulan program-program seperti bimbingan keterampilan, pelatihan kerja, dan kegiatan keagamaan memberi masyarakat desa kesempatan untuk meningkatkan keterampilan tanpa adanya keterbatasan waktu dan lokasi seperti yang terdapat dalam pendidikan formal umumnya.

Kesempatan Pendidikan Non Formal sebagai Alternatif Akses untuk Masyarakat Desa

Bagi mereka yang tidak mampu mengakses pendidikan formal karena alasan ekonomi ataupun faktor lain, pendidikan non formal menjadi peluang alternatif. Dengan adanya kemudahan beasiswa dan bantuan biaya, warga desa yang kurang mampu tetap dapat belajar tanpa harus khawatir akan beban finansial yang berat.

Terwujudnya Lingkungan Belajar Inklusif melalui Pendidikan Non Formal

Tujuan utama pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor adalah menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk mengembangkan potensinya. Dengan adanya fleksibilitas belajar tanpa batasan waktu dan lokasi, masyarakat desa dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.

Peluang Pendidikan Non Formal dalam Meningkatkan Mutu Kehidupan Masyarakat Desa

Secara keseluruhan, peranan pendidikan non formal di Desa Kemutug Lor sangatlah penting dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat desa yang sebelumnya terbatas. Dengan adanya program-program pendidikan non formal yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan masyarakat desa dapat meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pembelajaran yang tidak terikat waktu dan lokasi.

Manfaat Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Signifikansi Pendidikan Non Formal di Desa

Gambar Pendidikan Non Formal di Desa

Fleksibilitas Pembelajaran dan Aksesibilitas di Desa

Keuntungan utama belajar tanpa batasan waktu dan ruang, terutama di desa, sangat beragam. Di pedesaan, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal sering kali terbatas karena jarak yang jauh dan kendala transportasi. Namun, dengan adanya pendidikan non formal, masyarakat desa dapat mengakses berbagai program pembelajaran yang fleksibel dan dapat dijangkau kapan saja.

Peningkatan Keterampilan dan Pengetahuan

Pendidikan non formal di desa membawa manfaat besar dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan individu. Mengikuti kursus atau pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka, seperti pelatihan pertanian, seni kerajinan, atau teknologi informasi, menjadi kesempatan yang tak ternilai. Dengan belajar tanpa batasan waktu dan ruang, mereka dapat menyesuaikan jadwal pembelajaran sesuai dengan kesibukan sebagai petani atau pekerja di desa.

Pembukaan Wawasan dan Akses Informasi

Lebih jauh, melalui pendidikan non formal, masyarakat desa juga memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan dan mendapatkan akses informasi. Mereka dapat memanfaatkan teknologi modern seperti internet untuk mempelajari berbagai topik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Ketersediaan informasi yang baik memungkinkan mereka membuat keputusan yang cerdas dalam beragam aspek kehidupan, termasuk kesehatan, pertanian, keuangan, dan kewirausahaan.

Perbaikan Kesehatan dan Kesejahteraan

Pendidikan non formal juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan adanya program kesehatan non formal, masyarakat bisa belajar tentang pentingnya pola hidup sehat, vaksinasi, dan langkah-langkah pencegahan penyakit. Pelatihan keuangan dan kewirausahaan yang diselenggarakan juga membantu mereka memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Secara keseluruhan, pendidikan non formal memiliki peran yang signifikan dalam mengatasi batasan waktu dan ruang di desa. Dengan meningkatnya akses terhadap pembelajaran tanpa batasan ini, masyarakat desa dapat mengembangkan keterampilan, pengetahuan, wawasan, dan kualitas hidup mereka. Dukungan pemerintah dan organisasi non-pemerintah yang terus menerus diperlukan untuk memperluas dan memperkaya program pendidikan non formal di desa guna menyediakan manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat desa.

Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Membuka Peluang Pendidikan Non Formal di Desa

Gambar konsep Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang

Pendahuluan

Kegiatan belajar-mengajar menjadi esensial dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu dan komunitas. Namun, di sejumlah lokasi terpencil, akses terhadap pendidikan formal terbilang terbatas. Oleh karena itu, pentingnya peran pendidikan non formal di desa menjadi semakin mendesak, seperti di Desa Kemutug Lor yang terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Mengapa Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang Penting?

Ide belajar tanpa batasan waktu dan ruang merupakan gagasan revolusioner dalam pendidikan non formal guna memberikan peluang pembelajaran bagi masyarakat desa. Dalam era teknologi dan konektivitas internet, masyarakat desa dapat memanfaatkan waktu dan tempat dengan lebih fleksibel dalam mengejar pengetahuan dan keterampilan.

Pentingnya Pendidikan Non Formal di Desa

Peran pendidikan non formal sangat signifikan dalam membangun komunitas pedesaan. Melalui program-program pembelajaran yang tak terikat waktu dan ruang, masyarakat desa dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan baru, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Program ini mencakup berbagai aspek, termasuk kewirausahaan, pertanian, kesehatan, dan keahlian teknologi.

Dampak Positif yang Dihasilkan

Dengan adanya kesempatan belajar tanpa batasan waktu dan ruang di Desa Kemutug Lor, masyarakat dapat merasakan dampak positif yang signifikan. Masyarakat desa dapat menggali potensi diri tanpa terikat oleh keterbatasan geografis dan waktu yang ketat. Fleksibilitas pendidikan ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa, dengan berimbas positif pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan desa secara keseluruhan.

Dengan demikian, memahami dan belajar tentang konsep belajar tanpa batasan waktu dan ruang, serta peran penting pendidikan non formal di desa, akan membuka jalan bagi kemajuan dan pembangunan di Desa Kemutug Lor dan sekitarnya.

Kesimpulan Mengenai Belajar Tanpa Terbatas Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di Desa

Infrastruktur dan Aksesibilitas Desa Kemutug Lor Belajar Tanpa Batasan Waktu dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal di desa

Dalam era yang semakin maju ini, kebutuhan untuk bisa belajar tanpa ada batasan waktu dan ruang telah menjadi suatu hal yang sangat penting, terutama bagi masyarakat di pedesaan. Ada satu desa yang bisa dijadikan contoh perubahan signifikan yang terjadi berkat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, yaitu Desa Kemutug Lor, yang berlokasi di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Peranan pendidikan non formal sangatlah krusial dalam mendukung kemampuan belajar tanpa ada batasan waktu dan ruang di desa. Pendidikan non formal, seperti kursus online dan pelatihan keterampilan secara fleksibel, berperan besar dalam memberikan akses kepada warga pedesaan yang terbatas akan pendidikan formal. Dengan hadirnya pendidikan non formal, warga desa dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian mereka untuk menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.

Bukan hanya itu, infrastruktur dan aksesibilitas juga memegang peranan utama dalam mendukung kesuksesan belajar tanpa ada batasan waktu dan ruang di Desa Kemutug Lor. Keberadaan jaringan internet di desa ini memfasilitasi akses bagi penduduknya untuk menggunakan berbagai platform pembelajaran online, seperti kursus daring dan video pembelajaran. Kemudahan akses tersebut membantu warga desa dalam memanfaatkan teknologi informasi demi meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan.

Dengan adanya peranan pendidikan non formal, perkembangan infrastruktur, dan aksesibilitas di Desa Kemutug Lor, maka masyarakat desa tersebut dapat langsung terlibat dalam proses pembelajaran tanpa terhalang oleh waktu dan ruang. Keadaan ini membuka peluang baru bagi warga desa untuk meningkatkan kemampuan dan taraf hidup mereka.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan lembaga terkait memperkuat pengembangan pendidikan non formal dan meningkatkan infrastruktur serta aksesibilitas di desa. Dengan demikian, belajar tanpa ada batasan waktu dan ruang dapat menjadi kenyataan di setiap desa, sehingga warga desa memiliki kesempatan yang setara dengan penduduk di perkotaan untuk mencapai kemajuan dan kesuksesan.

Pendidikan Nonformal di Desa: Belajar Tanpa Batas Waktu dan Ruang

Pendidikan nonformal memegang peranan penting dalam memberikan kesempatan belajar tanpa adanya batasan waktu dan ruang di desa-desa. Dengan adanya program pendidikan nonformal, masyarakat desa memiliki akses yang fleksibel dan mudah untuk memperoleh pendidikan, tanpa terikat oleh jadwal dan lokasi yang khusus.

Dalam konteks ini, seringkali muncul pertanyaan, “Apa yang dimaksud dengan pendidikan nonformal?” Bisa dikatakan, pendidikan nonformal adalah jenis pendidikan yang tidak tergantung pada lingkungan sekolah formal yang umumnya ditemukan di kota-kota. Program pendidikan nonformal dapat dilaksanakan di rumah, lembaga masyarakat, pusat belajar, atau tempat lain yang nyaman bagi peserta.

Manfaat pendidikan nonformal bagi masyarakat desa sangatlah signifikan. Pertama, pendidikan nonformal dapat membantu masyarakat desa dalam mengembangkan keterampilan baru dan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, program pendidikan nonformal juga mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa serta membuka peluang kerja yang lebih baik.

Di sisi lain, pemerintah, baik pada tingkat pusat maupun daerah, memiliki peran penting dalam mendukung dan memfasilitasi pendidikan nonformal di desa. Mereka dapat menyediakan dana, pelatihan, dan fasilitas yang diperlukan guna menjalankan program pendidikan nonformal tersebut. Adanya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan juga dapat membantu pengembangan pendidikan nonformal, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat desa.

Dalam kesimpulannya, pendidikan nonformal memberikan kemungkinan belajar tanpa ada batasan waktu dan ruang di desa. Dengan peran pemerintah yang aktif dan kerjasama dari semua pihak, pendidikan nonformal dapat terus berkembang dan memberi manfaat positif bagi masyarakat desa.

Mari Dukung Penyebaran Informasi tentang Desa Kemutug Lor!

Pemerintah Desa Kemutug Lor mengajak kita semua untuk turut serta dalam berbagi tulisan ini, agar lebih banyak orang yang dapat mengunjungi website resmi Desa Kemutug Lor di www.kemutuglor-baturraden.desa.id. Dengan membagikan tulisan ini, kita dapat memperluas pengetahuan mengenai potensi dan keindahan Desa Kemutug Lor kepada masyarakat yang lebih luas.

Bersama-sama, mari kita berkontribusi dalam mempromosikan kegiatan dan daya tarik Desa Kemutug Lor kepada orang-orang yang lain. Dengan demikian, kita bisa mendukung perkembangan Desa Kemutug Lor melalui website resmi yang telah dibuat untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat.

Jadi, ayo sebarkan tulisan ini kepada teman, keluarga, dan siapa saja yang tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang pesona Desa Kemutug Lor. Mari kita bekerja sama dalam memajukan dan memperkenalkan Desa Kemutug Lor kepada lebih banyak orang melalui website resmi kami. Yuk, ayo dukung penyebaran informasi tersebut dengan berbagi tulisan ini!

Belajar Tanpa Batasan Waktu Dan Ruang: Peran Pendidikan Non Formal Di Desa